Tampilkan postingan dengan label Sumatera Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatera Barat. Tampilkan semua postingan

Daya Magis di balik Santuang Palalai

Ilmu yang sarat akan nilai magis ini berasal dari Sumatera Barat. Bagi warga lokal ataupun yang merantau mungkin sudah tidak asing lagi dengan ilmu yang disebut dengan Santuang Palalai. Ilmu Santuang Palalai masuk ke dalam tubuh seseorang (biasanya wanita) melalui tanah yang bekas telapak kaki. Tanah tersebut kemudian di campur dengan mantra-mantra dan disalurkan melalui sebatang pohon tertentu yang diibaratkan sebagai tubuh orang yang dituju.

Lalu apa itu Santuang Palalai?

Santuang Palalai adalah ilmu yang menjadikan seseorang tidak mendapatkan jodoh. Jika korban suka terhadap seseorang, maka pasangannya tidak menyukainya. Jika lawan jenis menyukai korban, maka korban tidak suka padanya. Jika mereka berdua saling menyukai, maka ada-ada saja yang menghalangi hubungan mereka. Misalnya tidak disetujui orang tua.

Pengaruh dari ilmu magis Minangkabau ini bagi korban adalah merasakan tidak tenang, kurang simpatik di pandang orang, tidak percaya diri dalam pergaulan, cepat emosi, serta dalam pergaulan dikucilkan. Dan jika tidak diobati, ujung-ujungnya si korban tidak akan menikah atau sulit mendapatkan jodoh sampai tua.

Dalam mengenal Santuang Palalai, percaya atau tidak hal-hal magis ada dalam kehidupan. Namun semuanya berawal dari kesalahan/kekhilafan individu. Agar tidak mendapatkan hal serupa, terutama terhindar dari santuang palalai, bagi perempuan tolaklah laki-laki yang mencintaimu secara baik-baik. Jangan sampai menolak dengan cara yang membuat pria menjadi sakit hati. Menggunakan cara-cara yang halus akan membuat seseorang tidak merasa kecewa dan melakukan hal-hal yang tidak logis.

READ MORE...

Sumatera Barat raih 5 penghargaan lingkungan


Sumatera Barat meraih penghargaan untuk lingkungan hidup sebanyak lima buah dari Presiden Republik Indonesia. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menerima penghargaan tersebut dalam acara peringatan hari lingkungan hidup sedunia di Istana Negara, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2011).

Berikut penghargaan yang diraih oleh Sumbar :

1. Adipura untuk Kota Solok
2. Kalpataru untuk Maramis Asyid warga Pasaman Barat
3. STATUS lingkungan hidup daerah Provinsi terbaik nomor satu adalah untuk Sumatera Barat
4. Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kota Terbaik Nomor 1 untuk Pesisir Selatan
5. Status Lingkungan Hidup Untuk Daerah Kabupaten Kota Terbaik Nomor 2 untuk Kota Padang.

Seperti dikutip dalam siaran Pers Pemprov Sumatera Barat, dalam acara itu Presiden SBY dalam pidatonya menyampaikan perlkunya 6 kebijakan yang harus ditindak lanjuti di daerah sesuai tema Lingkungan Hidup tahun ini, ‘Hutan Penyangga Kehidupan’. Enam kebijakan tersebut adalah menjaga hutan primer, mencegah ilegal logging, mencegah kerusakan dan menata lahan gambut, penghutanan kembali, menanggulangi kebakaran hutan, dan melakukan gerakan nasional penanaman pohon.

READ MORE...