Tampilkan postingan dengan label Info Padang hari ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Padang hari ini. Tampilkan semua postingan

Taman Imam Bonjol Padang menjadi arena tawuran

Info Padang - Tawuran seakan menjadi sebuah tradisi bagi kalangan siswa, tidak heran jika tawuran antar pelajar seringkali terjadi. Seorang pelajar yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa dengan memberikan kontribusi positif untuk negeri, namun fenomena saat ini sekarang ini justru sebaliknya. Seperti yang terjadi di Taman Imam Bonjol Padang, puluhan siswa saling beradu kekuatan dengan menggunakan batu dan kayu.

Tawuran antar pelajar yang melibatkan SMK Taman Siswa, SMK N 5, SMK Adzkia, dan SMU PGRI 6 melawan SMK Muhammadiyah saling serang. Bahkan bukan hanya pelajar Menengah Atas yang terlibat tawuran kali ini, terdapat juga pelajar Menengah Pertama yang ikut-ikutan tawuran. Aparat kepolisian yang melihat kejadian langsung membuarkan tawuran serta menangkap tiga orang pelajar yang ikut perkelahian antar pelajar tersebut.

Kronologis terjadinya tawuran tersebut berawal dari pelajar SMK Adzkia yang dipukuli oleh SMK Muhammadiyah, sehingga teman-teman dari SMK Adzkia mengajak beberapa pelajar dari sekolah lain untuk melakukan balas dendam terhadap yang telah dilakukan oleh teman mereka. Sekitar 30 - 40 siswa yang berasal dari SMK Adzkia, SMK Tamsis, SMK 5, dan SMU PGRI 6 mendatangi Taman Imam Bonjol untuk melakukan pencarian. Dan pada saat itu, seketika puluhan siswa SMK Muhammadiyah datang menyerang dan tawuran pun tidak dapat dihindarkan.

Pihak Polresta Padang telah mengamankan pelajar hingga orang tua mereka datang menjemput.

READ MORE...

Truk Ekspedisi pengangkut lampu dan AC dirampok

Info Padang - Truk jasa ekspedisi yang mengangkut lampu serta Air Conditioner (AC) di bongkar saat supir sedang beristirahat di GSG PT.Semen Padang. Peristiwa ini baru diketahui oleh supir truk sekitar pukul 04.00 WIB. Warga Simpang Cubadak, Indarung ini akhirnya melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Lubuk Kilangan. Diperkirakan pelakunya lebih dari dua orang dan menggunakan mobil untuk mengangkut hasil curian. Hal tersebut dapat dipastikan, karena tidak memungkinkan bagi pelaku untuk bisa membawa kabur puluhan AC serta bola lampu hanya dengan menggunakan kendaraan roda dua. Kemungkinan truk ekspedisi sudah dibuntuti, dan pelaku melancarkan aksinya ketika supir sedang beristirahat.

Korban yang bernama Afrinaldi sempat bertanya kepada rekannya, namun rekannya yang tertidur juga tidak melihat bagaimana kejadian tersebut. Beberapa supir truk yang berada di sekitarnya juga tidak mengetahui persitiwa ini. “Saya sudah berusaha mencari tahu, tapi tidak ada mengetahui siapa yang mencuri barang-barang tersebut”, kata supir, yang sedang mendapatkan tugas pengangkutan barang dari Jakarta ke kota Padang.

Pihak kepolisian yang telah menerima laporan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Dan pihaknya saat ini berusaha menangkap pelaku, serta mengawasi beberapa toko elektronik yang kemungkinan akan menampung barang curian tersebut.

Sumber : Inilah

READ MORE...

Pesawat Akrobatik jatuh di Tungguh Hitam

Sebuah pesawat Akrobatik yang menjadi peserta dalam Minang Aerosport 2011 terjatuh pada hari kamis (23/06/2011) sekitar pukul 17.30 WIB di Tunggul Hitam, tepatnya di Perumahan Angkasa Puri Tunggul Hitam, Padang. Pesawat berjenis capung ketika itu sedang melakukan latihan untuk lomba Minang Aerosport 2011 yang dilaksanakan pada hari jumat 24 Juni 2011.

Pilot pesawat berjenis capung type N21H gagal bermanuver untuk membalikkan pesawat sehingga terjatuh. Berdasarkan saksi mata yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, “Ketika pesawat sedang menukik tajam ke arah atas, namun asap tebal keluar dari bagian ekor pesawat, tetapi sepertinya pesawat tersebut tidak dapat membalikkan badannya dan justru mengarah ke bawah lalu jatuh”.

Beberapa menit kemudian, petugas kepolisian, TNI AU beserta unit pemadam kebakaran mendatangi lokasi untuk mengeluarkan pilot dan mengevakuasi pesawat tersebut. Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan, pilot pesawat akrobatik tersebut adalah Kolonel Zakaria Shale. Pensiunan Angkatan Udara Malaysia akhirnya tewas di Rumah Sakit M Jamil Padang. Zakaria datang ke padang bersama rekannya dari Malaysia sebagai peserta kelas single pada Minang Aerosport 2011 yang akan dilaksanakan di Lapangan Udara Tabing, Padang.
READ MORE...

Sumatera Barat raih 5 penghargaan lingkungan


Sumatera Barat meraih penghargaan untuk lingkungan hidup sebanyak lima buah dari Presiden Republik Indonesia. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menerima penghargaan tersebut dalam acara peringatan hari lingkungan hidup sedunia di Istana Negara, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2011).

Berikut penghargaan yang diraih oleh Sumbar :

1. Adipura untuk Kota Solok
2. Kalpataru untuk Maramis Asyid warga Pasaman Barat
3. STATUS lingkungan hidup daerah Provinsi terbaik nomor satu adalah untuk Sumatera Barat
4. Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kota Terbaik Nomor 1 untuk Pesisir Selatan
5. Status Lingkungan Hidup Untuk Daerah Kabupaten Kota Terbaik Nomor 2 untuk Kota Padang.

Seperti dikutip dalam siaran Pers Pemprov Sumatera Barat, dalam acara itu Presiden SBY dalam pidatonya menyampaikan perlkunya 6 kebijakan yang harus ditindak lanjuti di daerah sesuai tema Lingkungan Hidup tahun ini, ‘Hutan Penyangga Kehidupan’. Enam kebijakan tersebut adalah menjaga hutan primer, mencegah ilegal logging, mencegah kerusakan dan menata lahan gambut, penghutanan kembali, menanggulangi kebakaran hutan, dan melakukan gerakan nasional penanaman pohon.

READ MORE...

Unik, kepala ular bertuliskan ALLAH


Ular aneh ini ditemukan oleh salah satu warga Anduring, kecamatan Kuranji Kota Padang. Ular yang memiliki tulisan di kepala dengan menyerupai tulisan ALLAH ini menghebohkan warga, sampai-sampai banyak warga yang berbondong-bondong ingin menyaksikan keunikan dari ular yang memiliki sisik seperti kulit salak ini.

Awalnya, warga yang menemukan ular ini (Reni) berteriak-teriak bahwa mereka melihat ada seekor ular di pohon pisang yang posisinya tidak jauh dari pekarangan rumahnya. Karena penasaran, spontan Reni langsung bergegas untuk melihat ulat tersebut. Ternyata keberadaan ular yang warga sekitar menyebutnya dengan jenis ‘Cantik Manis’ ini memang benar ada. Karena ular jenis ini sudah biasa ditemukan di kawasan tersebut, Reni menganggapnya adalah ular biasa.

Namun, keesokan harinya, Reni melihat ada yang aneh dari guratan di kepala ular tersebut. Karena di bagian kepala ular tersebut terdapat tulisan ALLAH, kemudian di bagian ekornya bertuliskan menyerupai huruf dal dan zal. Maka dari itu, Reni memutuskan untuk menangkap ular tersebut untuk dipelihara. Reni mengatakan, bahwa ular tersebut dipelihara hanya karena memiliki keunikan tersebut, bukan karena syirik.

READ MORE...

Ulat bulu bermunculan di Padang


Kemunculan ulat bulu dalam jumlah banyak serta secara tiba-tiba terjadi di pepohonan kawasan pemukiman yang berdekatan di sekolah jalan Purus V, kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Ulat-ulat bulu tersebut terlihat memenuhi serumpun pohon yang berjenis kacang-kacangan itu.

Salah seorang warga, Asni Hasan mengatakan ulat bulu itu diketahui muncul pertama kali sejak satu hari sebelumnya. “Padahal sebelumnya tidak pernah ada ulat bulu di wilayah kami”, katanya. Ia mengatakan, cara penanggulangan terhadap ulat bulu tersebut, warga telah sepakat untuk memusnahkan rumpun pohon kacang-kacangan yang telah di serang ulat bulu. “Namun tidak dengan dibakar, tetapi dilakukan dengan pestisida”, kata Asni.

Ulat bulu dengan warna hitam dan cokelat bergaris putih itu bentuknya cenderung memanjang. Sejumlah murid SD 25 dan SD 28 yang gedung sekolahnya hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumpun pohon yang diserang ulat bulu itu berulang kali mendekati. “Kami kahawatir ulat-ulat tersebut masuk ke sekolah, karena sudah ada rumah warga yang dimasuki. Anak-anak juga selalu tertarik untuk melihat ulat-ulat tersebut meskipun sudah diperingatkan”, kata Erni, guru kelas IV SD 25 Kota Padang.

Seorang aktivis pertanian Sumbar Masril Koto, pada hari yang sama mengatakan, serangan ulat bulu itu merupakan yang ketiga kalinya terjadi di Sumbar. Info Padang, “Sebelumnya di Kota Payakumbuh, setelah itu di kabupaten Padang Pariaman, meskipun sekarang serangan ulat bulu di kedua daerah tersebut sudah tidak ada lagi”, kata Masril.

Ia mengatakan bahwa sebab kemunculan ulat bulu di Kota Padang dikarenakan perubahan cuaca yang tidak menentu serta faktor kebersihan lingkungan. “Malam hujan, siang panas, sore hujan lagi. Selain itu faktor kebersihan, seperti selokan yang biasanya ditutupi beton justru menjadi tempat bagi ulat untuk berteduh dan berkembang biak”, kata Masril yang juga sebagai pendiri ratusan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis di Sumatera Barat itu.

Sebagai solusinya, Masril mengatakan bahwa sangat tidak dianjurkan dengan menggunakan pestisida. Menurutnya cara yang paling efektif adalah membuat racun alami dengan cara mem-blender sejumlah ulat bulu lalu difermentasi dengan susu selama satu pekan agar terdapat bakteri baru yang kemudian disemprotkan kembali kepada ulat-ulat bulu yang masih hidup

READ MORE...

Kecelakaan kereta api di Tunggul Hitam


Takdir, Allah yang menentukan. Hal tersebut yang dialami oleh salah satu karyawan PT.Capella Medan. Saleh (25), tertabrak kereta api yang melintas dari jurusan Pariaman Padang di Simpang Tunggul Hitam - Kota Padang, hingga korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS M Jamil, Kota Padang.

Kronologis kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 6 sore ketika Saleh ingin mengambil motornya yang di parkir di seberang rel kereta api. Diperkirakan korban tidak mengetahui bahwa ternyata ada kereta yang hendak melintas, karena 2 orang rekannya tidak jadi menyeberang ketika mereka mengetahui ada kereta yang ingin melintas. Korban yang kabarnya masih berstatus belum menikah ini merupakan warga Pasaman, yang tinggal di daerah Perumnas Belimbing, Padang.

READ MORE...

Matahari bercincin di Kota Padang


Fenomena alam matahari bercincin, atau biasa di sebut dengan istilah Hallo menghiasi Kota Padang hari ini (13/04/2011). Tanpa terasa sinar matahari yang terik, ternyata lingkaran matahari di hiasi dengan cincin.

Perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau saat ini menyebabkan proses penguapan air laut meningkat. Sehingga bisa saja matahari bercincin di Padang kali ini menjadi faktor utama.

*Sumber gambar diambil dari andi febrian

READ MORE...