Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Mencicipi kue bika ranah Minang


Bagi masyarakat Minangkabau, biasanya hal yang membuat mereka teringat dengan kampung halaman adalah kulinernya. Meskipun ada beberapa jenis makanan yang memang sudah ada di jual di daerah lain, namun cita rasa khas yang dimiliki tidak sama. Salah satu makanan tradisional yang memiliki rasa tiada duanya ini adalah kue bika.

Kue bika di Kota padang memang agak sulit untuk ditemui. Tetapi, untuk menemukan kue bika buatan Minangkabau ini sebenarnya memiliki lokasi yang cukup di kenal. Dalam perjalanan dari Padang ke Bukittinggi, setelah daerah Padang Panjang, anda dapat menemukan tempat jajanan yang khusus menjual kue Bika. Salah satu bika yang terkenal adalah Bika Mariana.

Bika Mariana seakan menjadi icon bagi orang-orang yang hendak bepergian melewati daerah Padang Panjang. Rasanya yang enak & legit membuat Bika si Mariana ini menjadi berbeda dengan bika-bika yang dijual di tempat lain. Apalagi jika anda langsung menyantap kue bika disana, maka dipastikan anda akan memakannya dengan lahap. Karena dengan kondisi kue yang masih hangat serta cuaca Padang Panjang yang dingin membuat perut anda terasa lapar.

READ MORE...

Kawasan Pondok dikembangkan menjadi kawasan kuliner


Dinas kebudayaan dan pariwisata saat ini sedang mendesain kawasan Pondok yang akan ditata sebagai kawasan wisata kuliner. Hal tersebut bermaksud agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di Kota Padang. Selain itu, mengingat wisata kuliner menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Padang Sumatera Barat, ataupun bagi penduduk lokal. Maka dari itu, dalam waktu dekat ini, pihak Pemda melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan petunjuk berupa berupa papan iklan yang ditempatkan di sekitar pondok sebagai informasi bahwa kawasan tersebut adalah kawasan wisata kuliner di Kota padang.

Meskipun nantinya sebagian besar nantinya akan dikembangkan oleh warga yang berketurunan Tionghoa, namun bagi pengunjung yang beragama Islam akan diberikan sebuah jaminan bahwa semua makanan yang tersedia disana layak dan juga halal untuk dikonsumsi.

Namun yang jadi masalah adalah, untuk menuju ke lokasi tersebut sangat sulit. Terutama bagi pengunjung yang tidak memiliki kendaraan pribadi, karena akses untuk menuju ke pondok (Kampung Cina) masih belum terjamah oleh angkutan perkotaan.

READ MORE...